5 Kehebatan Perempuan Tulang Punggung Keluarga, Di Antaranya Memiliki Pertimbangan Matang Menghadapi Risiko

Tidak sekadar dilandasi kebutuhan materi dan finansial, tetapi juga perlu dilandasi oleh kedewasaan dan kesiapan menghadapi kehidupan lebih lanjut. Dalam keadaan sulit, sifat manusia yang sesungguhnya akan muncul. Sikap kekasih yang Anda nilai berlebihan sesungguhnya merupakan ungkapan KONG4D rasa sayang yang sangat besar untuk anggota keluarganya. Meski begitu, bantuan tersebut tentu saja harus disesuaikan dengan kemampuan kekasih. Terima kasih ya, atas kepercayaanmu untuk bercerita di Pijar Psikologi. Semoga, kamu dalam kondisi yang lebih nyaman saat membaca pesan ini ya.

Menjadi tulang punggung bagi keluarga

“Uni banyak melayani pedagang pasar, ada agen ayam, agen beras, agen telur, dan pekerja pabrik. Agen ayam biasanya transaksi Rp25 juta–Rp30 juta sehari, Agen beras Rp30 juta—Rp40 juta per hari. Teringat akan penggalan lirik lagu yang berbunyi “Anak sekecil itu berkelahi dengan waktu” dari iwan Fals yang berjudul Sore di Tugu Pancoran, sedikit banyak menggambarkan realita kehidupan anak-anak di atas.

Saya adalah seorang isteri dan ibu dari three anak yang masuk usia pubertas. Ada yang merisaukan saya, karena sejak menikah sampai sekarang, alhamdulillah, pendapatan saya jauh lebih tinggi dari suami. Bahkan ada masa selama 7 tahun saya menjadi tulang punggung tunggal bagi keluarga, karena suami tidak punya pekerjaan tetap. Sehingga akhirnya semua pembiayaan baik sehari-hari maupun yang cukup besar menjadi tanggungan saya. Titik terberat di hidupnya dirasakan saat sang ayah mengambil semua uang keluarga untuk kabur dengan wanita lain.

Ini terlihat dari jumlah BMT yang berdiri berkat kerja keras almarhum saat ini. “Setidaknya beliau turut andil dalam terbentuknya 5 unit baru BMT. Lokasinya bukan berada di Bengkulu melainkan di Provinsi Jambi,” ucapnya. Misalnya para pekerja yang Anda miliki, pengasuh anak, jangan sampai mereka bekerja sambil menggerutu karena kebakhilan majikannya.

Saat itu, suaminya melarang dirinya untuk bekerja dan menyuruhnya mengurus rumah tangga. Namun Rita tidak mau terpuruk meratapi kepergian suaminya, ia pun bangkit. Sebagai seorang sopir taksi perempuan, Rita mengaku tidak mengalami banyak hambatan. Baginya profesi yang dijalaninya sekarang adalah sumber kehidupan Rita bersama ketiga anaknya. Selain Janet, ada juga Kastini dari Tuban, Jawa Timur yang berprofesi sebagai tukang becak.

Sebelumnya ia menempuh pendidikan di SDN Karangtengah 2 Kadungora. “Bersenang-senang dan menikmati hasil kerjanya, menurut saya hukumnya wajib, tapi sebaiknya bersenang-senang dan nikmati hasil kerja sesuaikan dengan kemampuan,” jawabnya. Intinya, entah kamu termasuk ke dalam sandwich era atau orang biasa, jika catatan keuangan ini belum dimiliki, “bisa membuat kamu bingung, atau bahkan denial,” tegasnya.

Manfaat khusus ini didapatkan tanpa adanya biaya premi tambahan. Tak hanya diri sendiri, Bebas Ikhtiar juga bisa melindungi seluruh keluarga. Manfaat yang didapatkan mulai dari manfaat meninggal, manfaat investasi, hingga manfaat tambahan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Mempersiapkan masa depan juga jadi tanggung jawab kepala keluarga. Persiapan dana untuk masa depan ini bisa bermacam-macam bentuknya, mulai dari dana darurat, asuransi, dan investasi. Ia menceritakan bagaimana dirinya terpaksa menjadi tulang punggung keluarga akibat suaminya menderita sakit.

Menurut Zamzami, almarhum sudah bekerja selama tiga tahun di BMT. Cita-citanya sangat mulia ia terus berkomitmen untuk mengembangkan perekonomian syariah melalui koperasi. Bahkan ia selalu mendatangi koperasi-koperasi konvensional untuk mengajak mereka membuka unit syariah. Sementara itu upaya almarhum untuk mengembangkan BMT sudah sangat baik.

Pekerjaannya menjadi lebih mudah dengan mengikuti grup seperti ini. Kadang mereka juga share, hari ini dapat sekian-sekian jadi ikut terpacu,” tuturnya. Dengan berperannya wanita sebagai tulang punggung keluarga, tentunya peran mereka di dalam keluarga semakin besar, karena pada dasarnya wanita tugas utama wanita dalam keluarga adalah menjadi istri atau ibu. Kondisi ini mengharuskan para wanita tangguh ini perlu mengatur waktunya agar dapat menjalankan peran ganda tersebut secara baik dan seimbang. Karena itu, sebagaimana amal-amal baik yang lainnya, memberi nafkah suami dan keluarga meskipun pada dasarnya bukan merupakan kewajiban istri, juga menjadi sebuah pahala. Teks hadis ini adalah catatan yang merekam sejarah perempuan yang bekerja untuk memberi nafkah pada keluarganya pada masa Nabi SAW. Pada masa itu, perempuan yang bekerja di luar tanggungjawab domestik adalah sebuah fakta.

Kata dia sudah lama ia ingin memperbaiki rumahnya namun karena terdesak oleh kondisi ekonomi yang pas pasan, membuat Enja mengurungkan diri untuk merehab rumahnya. “Apalagi sekarang sudah musim penghujan, pasti rumah bocor terus,” katanya. Dari survei yang dilakukan di tersebut delapan kota tersebut terungkap banyak fakta. Di antaranya fifty seven persen pemilik toko kelontong yang didampingi SRC adalah perempuan. 52 persen di antaranya berperan sebagai tulang punggung keluarga. JawaPos.com – Toko kelontong menjadi salah satu andalan bagi masyarakat untuk mendapatkan sumber penghasilan.